

CERITA PERJALANAN KAMI
Kami bertiga Jhosua, Gaince, dan Lipia tumbuh bersama sejak kecil di kampung tercinta, Dusun Bogomanom. Di sanalah kami belajar arti kebersamaan, bermain di alam bebas, dan menanam mimpi-mimpi sederhana yang perlahan tumbuh menjadi harapan besar.
Perjalanan pendidikan kami dimulai di SD Inpres Longgy, tempat kami mengenal huruf, angka, dan arti persahabatan. Lalu kami melanjutkan ke SMP JPPGY Tiom, di mana kami mulai memahami bahwa masa depan harus diperjuangkan. Kenangan tawa, perjuangan belajar, dan jatuh bangun kami lalui bersama.
Langkah kami berlanjut ke SMA Negeri 1 Tiom, masa di mana mimpi mulai terlihat lebih jelas. Namun, setelah itu jalan kami mulai berbeda.
Jhosua memilih merantau keluar Pulau Papua demi mengejar cita-cita yang lebih luas. Sementara Gaince dan Lipia tetap melanjutkan pendidikan di Wamena, Papua Pegunungan, berjuang dari tanah kelahiran dengan semangat yang sama.
Walaupun jarak memisahkan, hati kami tetap satu terikat oleh kenangan, perjuangan, dan mimpi yang pernah kami bangun bersama sejak kecil.
Dan pada akhirnya, perjalanan membawa kami kembali kami bertemu lagi di Wamena, Papua.
Sebuah pertemuan yang bukan sekadar kebetulan, tetapi jawaban dari doa, perjuangan, dan persahabatan yang tidak pernah pudar.
“Kesuksesan bukan milik mereka yang tidak pernah jatuh, tetapi milik mereka yang tidak pernah berhenti bangkit.”
“Di mana pun kamu berada, jangan pernah lupakan dari mana kamu berasal karena di situlah kekuatanmu.”
Seperti kata Nelson Mandela:
“Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa kamu gunakan untuk mengubah dunia.”
Dan Albert Einstein pernah berkata:
“Jangan pernah berhenti bertanya dan belajar.”
Good Bless you to Always ❤️🙏🏿
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.