https://yigibalomyosua.family.blog

Ulasan sebagai berikut silakan di baca dan simak penjelasan selengkapnya dari yordan niamuk karunggu .
Mahasiswa Papua asal Raya Ampat di kota Mataram di ancam dan di labelkan sebagai mahasiswa separatis!.
4 Tahun Yang Lalu Mahasiswa Papua Asal Raja Ampat Disebut Aku Mahasiswa Seperatis, Pendukung OPM
4 tahun yang lalu aku penempuh Pendidikan Universitas Mataram Fakultas Hukum, kau mahasiswa Papua mengstigmatisasi aku dengan menyebut aku mahasiswa pengacau, mahasiswa seperatis, mahasiswa pemberontak, mahasiswa pendukung OPM dan mahasiswa menganggu aktivitas perkuliahan.
4 tahun yang lalu mahasiswa Papua pemilik Raja Ampat seperti Yansen, Billi Mayor, Beli Mambarasal, Ervin dan kawan-kawannya. Aku dianggap mahasiswa seperatis, mahasiswa pengacau, mahasiswa memberontak, mahasiswa gila dan mahasiswa pendukung OPM. Sampai kalian rela menjadi intelijen didalam tubuh IMAPA Mataram untuk memantau, mengontrol dan mengawasi aktivitas saya.
4 tahun yang lalu kalian caki maki saya, kalian pukul saya hanya karena saya berbicara persoalan bangsamu Papua Barat yang ditindas, dirampas, dibunuh dan dirusakkan lingkungan hidupmu. Sampai kalian rela siap hari bawa intelijen dan kepala lingkungan untuk intimidasi, teror, ancam dan memukul saya dikost peribadi saya.
4 tahun yang lalu kalian membawa intelijen dikost untuk melarang diskusi tentang persoalan Papua di kost saya, kalian melarang diskusi persoalan Papua di asrama imapa Mataram, kalian larang diskusi tentang persoalan Papua di kampus dan bahkan kalian larang kost saya dekat dengan kalian.
4 tahun yang kalian sebut aku mahasiswa pengacau, mahasiswa seperatis, mahasiswa gila, mahasiswa Ilegal, mahasiswa pendukung OPM dikantor polres Mataram. Kalian membawa anak panah dan parang datang dikost saya untuk bunuh saya dengan alasan saya adalah mahasiswa pengacau, mahasiswa seperatis, mahasiswa pemberontak dan mahasiswa pendukung OPM.
4 tahun yang lalu kalian pukul saya didepan kost saya di Mataram dan kalian bawakan saya dikantor kepolisian Polres Mataram untuk penjarakan saya dengan alasan saya adalah pendukung OPM disaksikan oleh kawan-kawan KSI Mataram seperti kawan Imam, Anonim dkk-nya.
4 tahun yang lalu kalian mengejar dan percobaan pembunuhan terhadap saya lebih dari 30 x dengan menggunakan motor maupun mobil dan pada akhirnya kalian yang korban dari situlah kalian sadar bahwa rencana pembunuhan saya itu salah.
4 tahun yang lalu kalian mahasiswa Papua asal Raja Ampat Belli Mayor, Yansen, Ervin dan Beli Mamberasal bersama Polda NTB menangkap kami pada jam 12 malam, 10 Mei 2021. Kalian borgol tangan saya 3 Borgol, dalam penangkapan dan pemukulan brutal ini yang kami korban adalah saya Nyamuk karunggu, Kawan Victor (Anonim, Proletar Jihad , dan kawan Hans. Yang caki maki, dan memukul kawan-kawan KSI dengan brutal adalah mahasiswa Papua.
4 tahun yang lalu kalian mengurung kost saya, membongkar kost saya dan mengusir saya dari kost dan uang saya 10 jt hangus, itu semua ulah daripada kalian yang menganggap diri mahasiswa yang berilmu dan berintelektual. Saya harus usir keluar dari kost dan saya tinggal dikantor pusat bantuan hukum Yan Mangandar Putra dan Relawan Sahabat Anak (RSA) selama 9 bulan.
4 tahun yang lalu kalian berencana jahat untuk usir saya dari pulau Lombok agar saya tidak kuliah di Universitas Mataram tapi bantuan tak batas dari Bang Yan Mangandar dan bapak Dosen Joko, mereka menjadi Jaminan untuk saya sehingga saya bisa selesaikan study sarjana Hukum di Universitas Mataram.
4 tahun yang lalu kalian mengstigmatisasi saya dengan mahasiswa komunis, mahasiswa seperatis, mahasiswa pengacau, mahasiswa pendukung OPM yang tidak perlu ditemani, didekati, dan doktir mahasiswa lain di larang bergaul dengan saya sepanjang perkuliahan saya.
4 tahun yang lalu kalian melarang saya diskusi tentang persoalan Papua di asrama Imapa Mataram dan dikampus, maka saya harus cari kawan dan menjadikan keluarga saya adalah di perdesaan seperti Lombok Timur di rumah kawan Aji, Sembalun, pulau Maringkik, di Lombok Utara dan disana saya menjadikan kawan dan keluarga saya.
Dan mereka menjaga saya dari pengejaran, perburuan dan ancaman kalian
4 tahun yang lalu saya diangap mahasiswa pengacau, mahasiswa seperatis, mahasiswa pemberontak, mahasiswa gila dan mahasiswa pendukung OPM tahun ini 2025, kalian punya surga kecil yang jatuh ke Bumi yang bernama Raja Ampat di hancurkan oleh pemerintah Indonesia yang kalian anggap bukan pengacau, bukan seperatis dan bukan perusak.
Hai, kawanku mahasiswa asal Raja Ampat, semoga kalian baca tulisan kawanmu ini, 4 tahun yang lalu kalian anggap mahasiswa pengacau, mahasiswa seperatis mahasiswa pemberontak, mahasiswa gila dan mahasiswa pendukung OPM. Kawan-kawan mahasiswa Papua kalian harus sadar diri dan tahu diri bahwa penguasa Indonesia tidak hanya rusakkan dan hancurkan gunung Papua tapi penguasa Indonesia akan hancurkan dan rusakkan keindahan alam Pantaimu Raja Ampat dan sekitarnya.
Kalian berhenti dan kalian sadar bahwa penguasa Indonesia tidak hanya membunuh dan merusakkan gunung Papua tapi penguasa Indonesia akan dan terus membunuh dan merusakkan alam keindahan alam Pantai Papua, karena penguasa Indonesia melihat orang Papua gunung dan pantai adalah satu dan alam Papua pantai dan gunung adalah satu.
Kalian semua sadar, bangkit dan lawan penguasa Indonesia.
Rimba, 7 Juni 2025
Yordan Nyamuk karunggu
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.